Jumat, 01 November 2013

Jamaika Bertekad Tingkatkan Pemeriksaan Doping

KINGSTON – Jamaika bertekad untuk meningkatkan pemeriksaan terhadap pengguna obat-obatan terlarang. Menteri Olahraga Jamaika, Natalie Neita-Headley, mengatakan itu setelah bertemu dengan tiga perwakilan Agensi Anti-Doping Dunia (WADA).
 
Kunjungan ini berkaitan dengan masalah doping yang sedang berkaitan dengan Jamaika. Belakangan ini, beberapa pelari mereka seperti Asafa Powell, Veronica Campbell-Brown dan Sherone Simpson dinyatakan telah terbukti menggunakan obat doping.
 
Neita-Headley mengatakan telah melakukan pertemuan antara perwakilan WADA dengan Komisi Anti-Doping Jamaika (Jadco) selama dua hari. Jadco mendapatkan kritikan dari mantan direkturnya Renee Anne Shirley.
 
Dia mengklaim tidak ada pengujian obat-obatan terlarang terhadap atlet yang akan berlaga di Olimpiade London. "Saya dengan ini mengonfirmasi tiga anggota WADA mengunjungi Jamaika dan melakukan pertemuan dengan Jadco selama dua hari," jelas Neita-Headley, sebagaimana dilansir dari BBC, Jumat (1/11/2013).
 
"Mereka memiliki diskusi yang sangat bermanfaat dengan tim kami dan telah berkomitmen untuk bekerja dalam kemitraan erat dengan Jadco untuk membuatnya tidak hanya menjadi kelas dunia, tetapi juga terbaik," tambahnya.
 
"Tidak perlu diragukan lagi kami sudah melakukan beberapa hal yang baik, tapi seperti organisasi yang sedang tumbuh, Jadco baru berusia lima tahun dan ada beberapa area yang hendak kami tingkatkan," kata dia.
(hmr)
source : http://sport.okezone.com/read/2013/11/01/43/890819/jamaika-bertekad-tingkatkan-pemeriksaan-doping