Minggu, 03 November 2013

Atlet Taekwondo Indonesia Tambah Medali

DENPASAR – Setelah bersaing ketat akhirnya para atlet tuan rumah Indonesia berhasil menambah koleksi medali satu perak dan dua perunggu di kategori individu dan beregu di WTF World Taekwondo Poomase Championship di Nusa Dua, Bali.
 
Pada hari ketiga, sebanyak lima kelas dipertandingkan dan memasuki babak final bertempat di Ruang Mangupura Hotel Westin, Nusa Dua, Sabtu (2/11/2013).
 
Dalam kejuaraan yang diikuti 460 atlet itu, atlet Indonesia tampil menawan di kategori beregu putri di bawah 17 tahun, dengan tiga atlet andalannya. Tiga atlet yang membuat publik bersorak sorai adalah perak Kevita Riskia, Muttaqoh Nisa dan Mutiara Habibah.
 
Sedangkan, kategori perorangan, penonton kembali bersorak menyaksikan penampilan atlet Inasari, di bawah usia 49 tahun dan Maulana Hadir di bawah 29 tahun yang menambah koleksi dua perunggu untuk Indonesia.
 
Persembahan perak di final kategori Taeback dan Taegeuk tersebut, atlet Indonesia harus puas di peringkat kedua, sedangkan juara pertama di kelompok beregu di bawah 17 tahun itu disabet tim Philipina terdiri dari Rinna Babanto, Jocer Lyn Ninobala dan Mikaela Calamba.
 
Untuk kelas individual putra di bawah 29 tahun, atlet Thomas Sommer (German), Wang Kon Hwang (Korea Selatan) dan Mahdi Jamali Fashi (Iran ) berhasil merebut medali masing-masing emas, perak dan perunggu.
 
"Hasil ini, lumayan bagus buat kita, karena kekuatan poomsae kini sudah merata, tidak didominasi lagi negara-negara seperti Korea," tutur fungsionaris PBTI, Ade Lukman, yang juga mantan taekwondoin nasional itu.
 
Dalam kejuaraan yang diikuti 50 negara itu, untuk sementara, atlet Korea Selatan berada di posisi puncak klansemen dengan mengoleksi 5 emas, 4 perak. Di posisi kedua, diduduki Amerika Serikat dengan jumlah raihan 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Sedangkan di posisi ketiga, direbut Philipina dengan raihan 2 emas dan perunggu.
 
Sedangkan, tuan rumah Indonesia di posisi ketujuh dengan raihan 1 emas, 1 perak dan tiga perunggu. Kejuaraan dunia yang diikuti 460 atlet itu akan berakhir Minggu 3 November 2013 besok.
 
Sebelumnya, pada hari kedua Jumat (1/11/2013), Indonesia meraih medali perunggu melalui pasangan Irsyad Abdul Azis- Mutiara Habibah. Mereka turun di divisi pasangan pada kategori di bawah 17 tahun.
 
Prestasi Indonesia di hari kedua itu, jauh dari prestasi hari pertama di mana pasangan Indonesia yang turun di nomor Freestyle (berpasangan) Aulia Ramadhan dan Kevita Deliza merebut medali emas.
 
Mereka berhasil mengungguli tujuh pasangan, diantaranya adalah pasangan Kanada yang meraih medali perak.
(hmr)
source : http://sport.okezone.com/read/2013/11/02/43/891107/atlet-taekwondo-indonesia-tambah-medali