Sabtu, 19 Oktober 2013

Pembalap Dilarang Sentuh Finis Sebelum Ganti Ban

PHILLIP ISLAND - Lomba MotoGP di seri Australia, bakal berlangsung lain dari biasanya, karena pengarah lomba (Race Direction) menerapkan format baru. Bila biasanya, para pembalap bertarung tanpa jeda hingga garis finis, pada lomba pekan ini, para pembalap diwajibkan masuk ke pit.

Para pembalap akan dipaksa masuk ke pit stop untuk mengganti ban atau motornya. Peraturan ini dikeluarkan karena pemasok ban MotoGP, Bridgstone, tidak menjamin keamanan ban bila dipakai untuk melahap habis jarak tempuh yang diperlukan hingga garis finis.

Biasanya format ini diterapkan bila lomba berlangsung di bawah cuaca yang berubah-ubah hingga pembalap harus mengganti ban untuk menyesuaikannya dengan kondisi lintasan, dari basah ke kering atau sebaliknya.

Tapi dalam kasus ini, pembalap hanya akan mengganti ban dengan tipe sama, lantaran dari hasil analisis tim Bridgestone, ban belakang diperkirakan tidak akan mampu berfungsi normal setelah 14 putaran di Phillip Island, karena permukaan sirkuit yang baru dilapisi aspal baru, membuat ban cepat panas.

"Kami mendapat peringatan dari Bridgestone bahwa mereka tidak bisa menjamin keamanan ban belakang di atas 14 lap. Karena itu, kami memutuskan untuk membuat sejumlah perubahan untuk lomba nanti, demi keselamatan para pembalap," demikian pernyataan pengarah lomba, seperti dikutip Crash.

Pada balapan yang akan digelar besok, pengarah lomba juga memutuskan untuk menggelar balapan dalam 26 lap dengan ketentuan para pembalap diwajibkan minimal satu kali melakukan penggantian motor/ban.

"Tidak ada pembalap yang akan diizinkan melahap lebih dari 14 putaran dengan menggunakan satu ban belakang. Ini berarti,  pembalap yang mengganti ban sebelum lap ke-12 harus melakukan pergantian kedua sebelum menyelesaikan balapan."

Selain itu, ada tiga poin tambahan yang dikeluarkan pengarah lomba. Pembalap yang mengunakan mesin "pabrikan" dan "satelit" disyaratkan menggunakan ban tipe keras (B51DR) dengan penambahan kuantitas yang akan dialokasikan Bridgestone.

Sementara pembalap dengan mesin "CRT", akan menggunakan pilihan ban keras CRT (B50DR).Sama dengan yang diatur untuk pembalap "pabrikan" dan "satelit", kuantitas ban untuk pembalap "CRT" akan dialokasikan sesuai kebijakan Bridgstone.

"Batas kecepatan di pit juga akan ditambah, baik ketika masuk dan keluar. Sedangkan rute keluar untuk pembalap kembali ke lintasan akan ditandai dengan garis putih di area runoff. Pembalap yang melanggar garis ini akan dikenai penalti."
(fit)


source : http://sport.okezone.com/read/2013/10/19/38/883879/pembalap-dilarang-sentuh-finis-sebelum-ganti-ban