Senin, 21 Oktober 2013

Pedrosa: Pitstop Bukan untuk MotoGP

PHILLIP ISLAND – Ada yang berbeda di pentas MotoGP, khususnya seri Phillip Island kemarin. Tak seperti sejumlah race sebelumnya, GP Australia menerapkan format baru yang diterapkan untuk kebutuhan darurat.
 
Darurat lantaran Phillip Island dilapisi aspal anyar yang efeknya, malah membuat ban para joki kuda besi itu lekas panas. Pada akhirnya, regulasi Dorna menetapkan bahwa tiap pembalap setidak-tidaknya harus masuk pitstop pada penghujung lap 9 atau 10.
 
Jelas kebanyakan para rider menentang regulasi tersebut jika harus ditetapkan secara resmi untuk setiap seri di musim depan, tak terkecuali Daniel Pedrosa. Joki Repsol Honda itu hanya setuju jika menang kondisi balapan tengah membutuhkan format darurat seperti di Phillip Island kemarin.
 
"Balapan dengan pitstop di Australia memang dibutuhkan untuk hal darurat, tapi ada banyak hal untuk dipertimbangkan kembali (jika harus diterapkan musim depan)," ujar Pedrosa, sebagaimana disadur Crash, Senin (21/10/2013).
 
"Aspal (di Phillip Island) membuat ban anda mencengkram hebat dan membuat ban cepat panas. Anda harus mengubah segalanya di kejuaraan untuk melakoni balapan dengan pitstop. Saya melihat balapan motor sebagai satu kali balapan penuh (tanpa pitstop)," tutupnya.
(raw)
source : http://sport.okezone.com/read/2013/10/21/38/884588/pedrosa-pitstop-bukan-untuk-motogp