Minggu, 20 Oktober 2013

Marquez: Rencana Kami Tidak Benar

PHILLIP ISLAND -  Seri balapan ke-16 MotoGP yang berlangsung di Australia seolah menjadi mimpi buruk bagi Marc Marquez karena harus didiskualifikasi. Pembalap Repsol Honda ini mengakui bahwa ini kesalahan pada timnya.

Dalam balapan yang berlangsung di Phillip Island, Minggu (20/10/2013), Race Direction memang membuat regulasi khusus. Di mana para pembalap harus memasuki pit dan mengganti motor mereka dengan motor cadangan yang terpasang ban baru pada lap 10.

Tak hanya itu, balapan sendiri hanya berlangsung dengan 19 laps dari yang biasanya 27 laps pada sirkuit tersebut. Aturan-aturan tersebut memang tak lepas dari kondisi lintasan yang baru pada sirkuit dan tak baik bagi kondisi ban.

Sialnya, regulasi tersebut malah menjadi bumerang bagi tim Marc Marquez. Pembalap berusia 20 tahun tersebut, sebenarnya bisa memperlebar peluangnya untuk meraih gelar juara dunia di musim pertamanya ini.

Akan tetapi, Marquez malah tak masuk pit stop dan melanjutkan balapan ke lap 11. Di akhir lap 11, pembalap Spanyol itu baru masuk Pit Stop dan  Race Direction langsung mengibarkan bendera hitam untuk dirinya.

"Rencana kami tidak benar, meskipun kita bisa melakukan lap itu. Kami pikir kami bisa masuk ke pit di akhir lap 11 . Masalahnya bukan pada papan pit , itu baik-baik saja. Sekarang kita perlu melupakannya dan hanya berkonsentrasi di Motegi," ujar Marquez di situs MotoGP.

Hal tersebut juga diamini oleh kepala Principal Repsol Honda, Livio Suppo. "Itu adalah salah tafsir dari tim. Kami menunjukkan kembali ke line up di akhir pit," katanya kepada Telecinco (min)


source : http://sport.okezone.com/read/2013/10/20/38/884068/marquez-rencana-kami-tidak-benar