Minggu, 06 Oktober 2013

Asa Tunggal di Ganda Putra

LONDON – Indonesia hanya tinggal menyisakan satu harapan pulang membawa gelar London Grand Prix Gold, di sektor ganda putra. Tiga wakil di nomor ganda lainnya harus pupus di babak semifinal, dini hari tadi.
 
Satu-satunya delegasi Indonesia di final hanya diwakili pasangan Berry Angriawan dan Ricky Karanda Suwardi yang di babak empat besar, merebut tiket partai puncak dari duet asal Jerman, Peter Kaesbauer/Josche Zurwonne dengan kemenangan tiga set, 19-21 21-13 dan 21-11.
 
Satu pasangan ganda putra lainnya, Wahyu Nayaka Arya/Ade Yusuf, mesti tumbang dari unggulan pertama yang akan jadi lawan Berry/Ricky di final, Mathias Boe/Carsten Mogensen. Duet asal Denmark itu perkasa mengungguli Wahyu/Ade dengan dua set langsung, 21-14 21n 21-13.
 
Setelah ganda putra gagal menciptakan all-Indonesian Final, kini giliran ganda campuran yang malah tak bisa mengirimkan satu pun wakilnya di final. Pasalnya, satu duo yang tersisa di semfinal, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, dihentikan Michael Fuchs/Birgit Michaels.
 
Irfan/Weni takluk dari unggulan kedua asal Jerman itu setelah melewati tiga set, 21019 19-21 dan 20-22 dengan durasi waktu satu jam 22 menit. Malam hingga dini hari nanti, lima partai puncak baru akan kembali digelar dengan tujuh negara berebut titel di lima sektor.
 
Skema Final London Grand Prix Gold 2013
Ganda Putri:
Christinna Pedersen/Kamila Rytter-Juhl (Denmark) vs Line Damkjær-Kruse/Marie Roepke (Denmark).
 
Tunggal Putra:
Tian Houwei (China) vs Hans-Kristian Vittinghus (Denmark)
 
Ganda Campuran:
Chris Langridge/Heather Oliver (Inggris) vs Michael Fuchs/Birgit Michels (Jerman)
 
Tunggal Putri:
Carolina Marin (Spanyol) vs Kirsty Gilmour (Skotlandia)
 
Tunggal Putra:
Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark) vs Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi (Indonesia).
(raw)
source : http://sport.okezone.com/read/2013/10/06/40/877261/asa-tunggal-di-ganda-putra