Jumat, 20 September 2013

Tolak Renault, Webber Menyesal

MARINA BAY – Setiap figur olahraga, baik yang berkarier di lapangan maupun lintasan, mesti punya satu dua hal tentang masa lalu yang bakal disesali. Untuk Mark Webber sendiri, penyesalan terbesar dalam kariernya adalah menolak pinangan Renault.
 
Tawaran itu terjadi pada musim dingin 2005 silam, tepat beberapa bulan pekan sebelum dimulainya musim balapan. Akan tetapi, Webber yang kala itu masih mengisi kokpit Jaguar, menolak Renault yang sedianya ingin menyatukan Webber dengan Fernando Alonso. Webber akhirnya malah hengkang ke Williams.
 
"Sayangnya, saya menolak (tawaran Renault) itu nasi sudah menjadi bubur. Pada akhirnya saya mengakui bahwa (penolakan) itu bukan keputusan terbaik," sesal Webber, sebagaimana disadur DailyMail, Jumat (20/9/2013).
 
Setelah dua musim jadi pilot Williams, Webber gabung ke Red Bull dengan capaian terbaik di musim 2010 dan 2011 di mana driver asal Australia itu mampu finis ketiga di klasemen akhir. Kini, Webber sudah memutuskan angkat kaki dari Red Bull dan mengaku sudah tak sabar menantikan kehidupan barunya di belakang dashboard Porsche pada kompetisi Sportscar.
 
"Beberapa tahun terakhir ini di F1, saya menyadari hasrat dan gairah saya mulai berkurang. Sekarang, saya sudah tak sabar menghadapi tantangan baru dengan Porsche di pentas Sportscar – termasuk race di Le Mans," sambungnya.
 
"Memang, masih ada beberapa tim F1 yang coba merayu saya, tapi keputusan sudah saya buat dan saya senang dengan keputusan ini. Kompetisi Sportscar buat saya tak begitu jauh dengan F1. Mereka sangat cepat jika tak dibandingkan dengan F1 pada situasi tertentu," tuntas Webber.
(raw)
source : http://sport.okezone.com/read/2013/09/20/37/869193/tolak-renault-webber-menyesal