Senin, 23 September 2013

Simon Janji Bangkit di Indonesia GPG

YOGYAKARTA – Prestasi Simon Santoso terus menurun. Pebulutangkis tunggal putra itu bertekad bangkit dalam ajang Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013 di Yogyakarta, 24-29 September.
 
Sejak kandas di babak pertama BWF World Championships 2013 di Guangzhou, China, Simon difokuskan hanya untuk latihan. Pemain asal PB Tangkas-Specs ini pun terpaksa absen di dua turnamen bergengsi level super series di China Masters Super Series dan Japan Open Super Series.
 
Menurut sang pelatih, Joko Suprianto, akan lebih baik bagi Simon berlaga di kejuaraan kelas grand prix gold yang satu level berada di bawah level super series. Hal ini dimaksudkan untuk memulihkan rasa percaya diri anak didiknya tersebut.
 
Joko menilai, target Simon di turnamen berhadiah total USD120 ribu ini adalah juara. Meskipun sempat merasa tertekan, Simon mengaku dirinya harus bisa menjawab tantangan yang diberikan kepadanya.
 
"Ya dibuktikan saja di pertandingan. Saya jadikan ini sebagai tantangan yang harus saya lalui dan ini adalah target buat saya yang harus dicapai. Apapun hasilnya, yang penting usahanya," ujar pemain kelahiran Tegal (Jateng), 29 Juli 1985 ini.
 
"Sebagai pemain, tentunya saya ingin kembali seperti dulu lagi. Sekarang di PBSI kan kalau tidak tampil bagus ada punishment. Tantangan ini harus bisa dijawab di pertandingan nanti," tambah Simon, dikutip dari situs PBSI.
(hmr)
source : http://sport.okezone.com/read/2013/09/23/40/870461/simon-janji-bangkit-di-indonesia-gpg