Senin, 30 September 2013

Rossi Soal Duel Kontra Bautista, Bradl & Crutchlow

ARAGON - Valentino Rossi tak menampik apabila insiden kecelakaan yang menimpa Dani Pedrosa membantunya naik podium MotoGP Aragon. Meski begitu, dia mengaku tidak mendapatkan itu dengan mudah.

Setelah Pedrosa terjatuh akibat senggolan dengan Marc Marquez pada lap keenam, Rossi memang praktis naik ke urutan tiga. Namun perjuangannya mengamankan podium tiga tidak berjalan mudah.

Sepanjang balapan, The Doctor mendapat tekanan hebat dari tiga 'kuda hitam', yakni Stefan Bradl, Alvaro Bautista dan Cal Cruthlow. Bahkan, pada lap-lap akhir Rossi sempat kehilangan posisinya setelah disalip Bautista.

Namun, berkat ketenangan dan pengalaman yang dimilikinya, pembalap 34 tahun ini berhasil menyalip Bautista dan mengambil kembali posisinya di podium tiga.

"Di akhir-akhir balapan, pertarungan sangat sulit. Saya selalu dibuntuti Bradl dan di akhir-akhir giliran Bautista yang menekan.  Dia sangat cepat, dia menyalip saya dan bahkan bisa membuka jarak," Rossi menceritakan duelnya dengan Bautista seperti disitat situs resmi MotoGP.

"Setelah itu, saya bisa kembali memperkecil gap dan meng-overtake (Bautista), serta terus menekan gas hingga batas maksimal, karena saya ingin berdiri di podium. Selain itu, saya juga harus menaruh perhatian lebih karena Crutchlow juga tidak terpaut jauh di belakang," tandas juara dunia sembilan kali ini.

Meski senang dengan podium kelimanya di tahun ini, Rossi mengaku belum cukup puas dengan performa motor yang menurutnya belum cukup cepat untuk bersaing dengan tiga pembalap terdepan. Untuk itu, dia bertekad untuk terus bekerja keras demi bisa tampil lebih baik pada seri berikutnya di Sepang, Malaysia, dua pekan berselang. (acf)


source : http://sport.okezone.com/read/2013/09/30/38/873821/rossi-soal-duel-kontra-bautista-bradl-crutchlow