Kamis, 19 September 2013

Ragu Sapu Bersih

JAKARTA – Sebagai tuan rumah Indonesia Open Grand Prix Gold tahun ini di DI Yogyakarta akhir bulan ini, tentunya sudah bukan hal aneh jika badan bulutangkis nasional, PBSI, punya target muluk – juara. Malah, tak hanya di satu atau dua sektor, tapi juga semua kategori alias sapu bersih.
 
Akan tetapi, nada keraguan mulai berkembang usai melihat sendiri bagaimana hasil para wakil Indonesia di Japan Open 2013 yang saat ini masih berlangsung. Mungkin di sektor ganda putra dan campuran, Indonesia tak punya kekhawatiran – namun bagaimana dengan tunggal putra dan putri?
 
Kepala bidang pembinaan dan prestasi PBSI, Rexy Mainaky mengaku mulai sedikit ragu. Padahal sebelumnya, PBSI sempat optimistis untuk menyapu semua gelar di ajang besar pada 24-29 September tersebut.
 
Dari tiga tunggal putra yang dikirim ke Tokyo dengan diisi nama-nama seperti Sony Dwi Kuncoro, Dionysius Hayom Rumbaka dan Tommy Sugiarto, tak ada satu pun yang mampu menembus babak kedua, kemarin.
 
"Kalau kita lihat bagaimana Hayom, Tommy di Jepang, ya saya lihat cukup meragukan (menyapu bersih gelar). Tentu kami maunya tetap bisa sapu bersih, tapi kita juga harus realistis," ungkap Rexy yang dihubungi Okezone via telepon, Kamis (19/9/2013).
 
"Begitu juga di tunggal putri. Rasa ragu juga ada karena satu-satunya tunggal yang kita turunkan itu sudah yang terbaik. Tapi Lindaweni (Fanetri) juga kandas. Peluang juara saya lihat masih bisa kita raih di ganda campuran dan ganda putra," lanjutnya.
 
Terakhir, Rexy memastikan semua pelatnas akan membawa kekuatan penuh di Indonesia GP Gold mendatang untuk setidaknya, memastikan Indonesia sebagai tuan rumah tak puasa gelar di negeri sendiri.
 
"Kita akan full-team, termasuk (juara dunia) Ahmad Tontowi dan Liliyana Natsir. Mereka sudah mulai persiapan penuh belakangan ini," tukas Rexy.
(raw)
source : http://sport.okezone.com/read/2013/09/19/40/868833/ragu-sapu-bersih