Kamis, 26 September 2013

Cedera Cilic untuk Tutupi Hasil Tes Doping

LONDON – Sebuah berita mengejutkan datang dari Marin Cilic. Petenis asal Kroasia itu telah membuat berita bohong saat mundur dari turnamen Wimbledon 2013.
 
Diketahui, Cilic mendapatkan larangan bertanding selama sembilan bulan pekan lalu setelah dinyatakan positif menggunakan obat Nikethamide. Meski demikian, Cilic mengaku tidak pernah menggunakan obat itu dan akan melakukan banding terhadap Pengadilan Arbitrasi Olahraga.
 
Keputusan penuh yang dikeluarkan pengadilan anti doping Federasi Tenis Internasional (ITF) mengatakan, pemain didakwa dengan pelanggaran penggunaan doping dalam surat tanggal 10 Juni 2013 setelah hasil positif di Munich pada 1 Mei 2013.
 
Cilic telah menerima surat itu pada 11 Juni di London, sebelum menjalani pertandingan pertama turnamen Queens Club, sebuah ajang pemanasan sebelum pertandingan Grand Slam Wimbledon.
 
Namun, Cilic masih mengikuti turnamen itu dan lolos hingga partai final sebelum dikalahkan Andy Murray. Pemain 24 tahun itu juga memenangkan pertandingan pertama Wimbledon, 24 Juni.
 
"Pada 26 Juni, pengacaranya di Brussels, Belgia, melakukan respons atas nama Cilic, secara sukarela menerima hukuman sementara sampai keputusan dalam kasus ini keluar, dan membebaskan kliennya untuk melakukan analisis sampel B," demikian pernyataan ITF.
 
"Saat itu, Cilic memutuskan untuk mundur dari Wimbledon, dengan alasan cedera lutut untuk menghindari publisitas negatif di media," tambah ITF, sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (26/9/2013).
(hmr)
source : http://sport.okezone.com/read/2013/09/26/39/872301/cedera-cilic-untuk-tutupi-hasil-tes-doping